Sekapur Sirih

Kepada para alumni UKSW di manapun Anda berada, perkenankan sebagai Rektor saya menyapa Anda sekalian di dalam sukacita sambil memohon kiranya kasih dan berkat Tuhan berkecukupan dalam kehidupan Anda sekalian. Tuhan telah pula melimpahkan banyak berkatNya bagi Universitas yang kita semua cintai ini. Baru-baru ini seluruh warga di UKSW bersukacita di antaranya karena nilai A untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi yang diterima UKSW.

Kepemimpinan UKSW yang baru sedang melakukan pembenahan internal, sambil secara sistematis mendorong kemajuan dan pertumbuhan UKSW secara sustainable. Dalam proyeksi kami, UKSW diharapkan secara perlahan tetapi mantap akan masuk menjadi salah satu perguruan tinggi Indonesia yang disegani dalam percaturan internasional, terutama di kawasan Asia, terkhususnya di Asia Tenggara. Ini sebuah pekerjaan berat. Namun, di dalam bimbingan dan berkat Tuhan, kami meyakini itu mungkin dicapai oleh UKSW. Kami karenanya memohon doa restu dan dukungan para alumni, mari secara bersama-sama kita bekerja dan menyongsong prestasi-prestasi yang lebih baik agar dicapai oleh UKSW. Semua itu akan menjadi alat kesaksian bagi kemuliaan nama Tuhan dan juga menyukacitakan dan membanggakan kita semua, termasuk para alumni sekalian.

Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D.

Rektor Universitas Kristen Satya Wacana

Periode 2017-2022

YPTKSW Lantik Rektor UKSW Periode 2017-2022

Rektor UKSW periode 2017 – 2022 resmi dilantik Ketua Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW) pada Kamis, 30 November 2018. Pelantikan dilakukan dalam Rapat Pleno Pembina YPTKSW yang diselenggarakan bertepatan dengan hari jadi ke-61 UKSW di Balairung Universitas.

Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D., dilantik menjadi Rektor UKSW periode 2017-2022. Bersamaan dengan itu juga dilantik Pembantu Rektor UKSW. Secara berurutan Pembantu Rektor yang dilantik adalah Dr. Iwan Setyawan sebagai Pembantu Rektor I Bidang Akademik. Dr. Sri Sulandjari, S.E., M.S.I.E., sebagai Pembantu Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan, Andeka Rocky Tanaamah, S.E., M.Cs., sebagai Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Joseph Ernest Mambu, S.Pd., M.A., Ph.D., sebagai Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama Kelembagaan dan Internasionalisasi, Dr. Suryasatriya Trihandaru, M.Sc., nat., sebagai Pembantu Rektor V Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Pelantikan ditandai dengan penyematan kalung jabatan kepada Rektor dan Plt. Pembantu Rektor periode 2017-2022 oleh Ketua Pembina YPTKSW, penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pengucapan janji Rektor UKSW 2017-2022.

Dalam Rapat Pleno Pembina kemarin juga ikut dilantik Dekan di lingkungan UKSW oleh Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D. Berikut adalah dekan fakultas untuk periode 2017-2022 :

  • Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Suzana Maria L. Astuti Fajarini, S.Pd., M.Hum.
  • Dekan Fakultas Teknologi Informasi Wiwin Sulistyo, S.T., M.Kom.
  • Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Dr. Ir. Royke R. Siahainenia, M.Si.
  • Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr. Drs. Wasitohadi, M.Pd.
  • Dekan Pertanian dan Bisnis Dr. Tinjung Mary Prihtanti, S.P., M.P.
  • Dekan Fakultas Pascasarjana Interdisipliner   Marthen Luther Ndoen, S.E., M.A., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Teknik Elektro dan Komputer Ir. Hartanto Kusumo Wardana, M.T.
  • Dekan Fakultas Biologi Dra. Lusiawati Dewi, M.Sc.
  • Dekan Fakultas Psikologi Berta Esti Ari Prasetya, S.Psi., M.A.
  • Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Dr. dr. Susilowati Tana
  • Dekan Fakultas Hukum Ari Siswanto, S.H., M.Hum.
  • Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Roos Kities Andadari, S.E., M.B.A., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Teologi Dr. David Samiyono, MTS., M.S.L.S.
  • Dekan Fakultas Sains dan Matematika Dr. Drs. Adi Setiawan, M.Sc.

Pernak Pernik

Ruang Sirkulasi Perpustakaan UKSW saat ini

Gedung Biro Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (BP3M) dan

Biro Inovasi Riset (BIR) dulu adalah Gedung POSNET.

Ruang Pelayanan Admisi Online

admisi.uksw.edu

Event

IICF 2018: Obat Penawar Rindu Kampung Halaman

Senat Mahasiswa Universitas (SMU) UKSW kembali mengadakan kegiatan perayaan keragaman budaya Indonesia di kampus UKSW. Acara tahunan bertajuk “Indonesian International Culture Festival (IICF) 2018” kali ini mengangkat tema Kebhinekaan yang Tunggal Ika.

IICF yang diselenggarakan pada bulan April ini selalu menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Icon fauna dari 20 etnis peserta IICF, tahun ini disuguhkan menjadi pembeda dengan tahun sebelumnya. Tidak hanya diwakili beragam etnis di Indonesia, IICF juga dimeriahkan oleh partisipan internasional yaitu Jepang dan Timor Leste.

Rangkaian IICF 2018 dibuka dengan Pawai Budaya keliling kota Salatiga. Berlanjut dengan Festival Nusantara dan Food Festival di Lapangan Basket UKSW dimana masing-masing etnis menyuguhkan makanan khas dan souvenir. Bagi yang beruntung, bahkan bisa menikmati kuliner etnis secara gratis.

Bagi mahasiswa UKSW yang tempat tinggalnya berjarak ratusan bahkan ribuan kilometer dari Salatiga, kegiatan ini bisa menjadi obat penawar rindu kampung halaman. Bagaimana tidak, disepanjang gelaran IICF pengunjung dapat menikmati hiburan berupa nyanyian dan tarian etnis dari mahasiswa UKSW.

JOB FAIR UKSW 35

Sebagai wujud pelayanan career center UKSW yakni SWCA dalam memfasilitasi khususnya lulusan UKSW, maka secara rutin diselenggarakanlah Job Fair UKSW (JF UKSW). JF UKSW 35 telah digelar  pada tanggal 8-9 Maret 2018 di Balairung Universitas. Diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari 34 peserta di bidang industri dan manufaktur serta 16 peserta berasal dari bidang sekolah. Beberapa diantaranya yang berpartisipasi yakni : Temasek Independent School-Bandung, PPPK Petra-Surabaya, PT Ateja-Bandung, CTI Group-Jakarta, PT Sinar Continental Regency-Jawa Barat, Kanaan Global School-Jambi, YP Pelita Harapan-Tangerang, PT Serasi Autoraya-Jakarta (member of ASTRA), PT Krisbow Indonesia-Jakarta, PT Pelayaran Tempuran Emas-Jakarta, dan lain sebagainya.

Fasilitas yang diberikan kepada pencari kerja adalah gratis akses masuk, registrasi dan melamar lowongan kerja secara online juga untuk menyampaikan secara rinci informasi lowongan dan company profil perusahaan, maka disediakan informasi dalam media website dan cetak catalog (vacancy book). Sebanyak 596 posisi lowongan kerja ditawarkan dan terbuka bagi lulusan SMK hingga Magister dari berbagai macam program studi.

Silahkan bagi fresh graduate maupun lulusan yang ingin peningkatan karir, datang ke JF UKSW yang rutin diadakan pada bulan Maret, Juli dan Oktober. Manfaatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan pihak perusahaan dan melakukan tes seleksi kerja secara langsung. Kunjungi websitenya yaa… jobfair.uksw.edu.   

Salam Sukses !

Tim Basket Satya Wacana Salatiga Kembali Berlaga Dalam IBL

Tim basket Satya Wacana Salatiga (SWS) kembali berlaga dalam Indonesia Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018 yang telah dihelat sejak Desember lalu. Ajang kompetisi bola basket tingkat nasional ini juga diikuti berbagai tim professional di Indonesia yakni Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja, Garuda Bandung, BSB Hangtuah, Siliwangi Bandung, NSH, Pasific Caesar Surabaya, Pelita Jaya Basketball, Satria Muda Pertamina, dan Stapac Jakarta.

Adapun tim SWS, dalam pertandingan musim ini diperkuat oleh Elyakim Tampa’i, Cassiopeia Thomas Manuputty, Prio Dwi Handoko, Andreas Rismawan, David Liberty Nuban, Ardian Ariadi, Rionny Rahangmetan, Andre Adrianno, Bryan Adha Elang Praditya, Reza Farid Azizi, Vincent Sanjaya, Yurifan Hosen dengan kapten Henry Cornelis Lakay yang sekaligus menjadi rookie di musim ini.

Selain itu tim SWS juga kedatangan dua pemain asing dari Amerika yaitu Jontaveous Maurkey Sulton dan Madarious Jaquil Gibbs.

Di akhir musim kompetisi, tim SWS harus puas berada di peringkat ke 7 secara keseluruhan dan peringkat 4 di divisi putih. Diantara masa jeda musim kompetisi IBL, tim SWS menggelar kegiatan coaching clinic di beberapa kota antara lain Salatiga, Boyolali, Semarang, Cirebon, hingga Palopo.

Global Education Experiences (GlobEEs) 2018

Sembilan mahasiswa UKSW belum lama ini mengikuti Global Education Experiences (GlobEEs) di Chang Jung Christian University (CJCU), Taiwan. GlobEEs merupakan Program pertemuan mahasiswa hasil kerjasama UKSW dengan CJCU Taiwan.

Kesembilan mahasiswa UKSW yang terpilih mengikuti GlobEEs tahun ini adalah Algrenita Silvina Budjalemba, Hulda Apriayu Tanggi, Arlien Thinesia Hetharie, Kezia Abigail Rambu Lika Palekahelu (Fakultas Bahasa dan Seni), Ferlita Kale dan Vira Agustin Sulistyawati (Fakultas Biologi), Junita dan Rosa Mery Christinove (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), serta Lely Leonora Umakpauny (Fakultas Teknologi Informasi).

Mereka didampingi oleh Frances Sinanu, M.A., dosen FBS sebagai Leader dan Ryan Tuelah Bundt dari Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional sebagai Co-Leader.

Selain sembilan mahasiswa dari UKSW, GlobEEs kali ini akan diikuti 30 mahasiswa dari CJCU Taiwan serta sembilan mahasiswa dari Universitas Kristen Duta Wacana.

Prestasi

Akreditasi A UKSW

UKSW berhasil mendapatkan akreditasi A untuk Akreditasi Perguruan Tinggi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN – PT). Keputusan tersebut berdasar surat keputusan (SK) No 58/SK/BAN-PT/Surv-BDG/Akred/ PT/III/2018.

Selain mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN – PT), UKSW juga menduduki peringkat ke 36 dalam 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik Tahun 2017 dan masuk dalam cluster penelitian mandiri.

Henry Lakay, The Most Inspiring Young Player IBL 2018

Henry Cornelis Lakay, salah satu punggawa tim Basket Satya Wacana berhasil menyabet gelar The Most Inspiring Young Player dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2018. Pria yang menempati posisi Power Forward ini tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UKSW.

Mendapat penghargaan pada debutnya sebagai pebasket profesional, Henry berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi anak-anak Indonesia untuk mampu berprestasi di bidangnya masing-masing.

“Semoga bisa memberikan motivasi bagi seluruh anak-anak Indonesia. Jangan cepat menyerah, kalian harus bangkit dan serahkan semuanya pada Tuhan karena Tuhan yang akan membuka jalan kalian," kata Henry.

R2C UKSW Melenggang ke Nasional

Mahasiswa Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW yang tergabung dalam tim Robotic Research Center (R2C) saat ini tengah mempersiapkan diri untuk berlaga di Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional, Juli mendatang.

Sebelumnya, tiket untuk maju ke KRI tingkat nasional diperoleh R2C setelah berhasil menyabet juara ditingkat regional 3 yang berlangsung di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). R2C berhasil meraih juara Harapan 1 untuk divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki dan divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda.

Dua Mahasiswa UKSW Siap Bertanding Dalam ON MIPA-PT Tingkat Nasional

Dua mahasiswa UKSW lolos seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA PT) Wilayah VI (Jawa Tengah) untuk Bidang Biologi dan Kimia. Keduanya adalah Desi Ariana, mahasiswa Program studi Pendidikan Biologi Fakultas Biologi dan Laili Nurrohmah, mahasiswa Program studi Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UKSW. Dengan demikian, Desi dan Laili berhak menjadi wakil Jateng dalam ON MIPA PT pada tingkat Nasional.

Prodi Magister Manajemen FEB UKSW Bidik Akreditasi Internasional

Program studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW resmi memperoleh akreditasi internasional ABEST21 (The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, 21st Century Organization). Akreditasi ini diperoleh dari lembaga akreditasi internasional yang berpusat di Tokyo, Jepang.

Penganugerahan sertifikat akreditasi diserahkan langsung oleh Prof. Fumio Itoh, President ABEST21 kepada perwakilan FEB UKSW, Prof. Christantius Dwiatmadja.,SE.,ME.,Ph.D di Tokyo, Jepang.

Magister Manajemen FEB UKSW menjadi anggota ABEST21 sejak April 2013 serta membutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk mendapatkan akreditasi ini. Sebelum memperoleh akreditasi ABEST21 ini, FEB UKSW telah melalui proses Eligibilty Application (pendaftaran), presentasi di Jepang, dan terakhir kunjungan dari tim ABEST21 tahun lalu.

Profil Alumni

Esthi Susanti Hudiono

Nilai kreatif minoritas yang saya warisi dari Universitas Kristen Satya Wacana 29 tahun yang lalu telah menuntun saya hingga sekarang. Saya menempuh jalan kreatif sebagai seorang Konselor Pendidikan, jurnalis dan aktivis kemanusiaan. Untuk menempuh jalan ini saya menjadi seorang pembelajar, pengamat dan peneliti sehingga saya sampai pada paradigma kerja yang tidak lagi saya ragukan. 

Saya telah menjalani beberapa profesi yakni sebagai Konselor Pendidikan, Jurnalis, aktivis dan manager seni yang sesekali melakukan pekerjaan kurasi. Namun yang paling berpengaruh pada diri saya adalah studi konseling dan pendidikan yang saya tempuh di Universitas Kristen Satya Wacana. Pengaruhnya begitu mendalam barangkali karena pada saat itu yang distimulus ketika studi adalah rasio dan emosi. Ekstra kurikuler yang saya ikuti di Gita Mahasiswa, Kelompok Diskusi Mahasiswa dan Pramuka memberi bekas yang begitu mendalam. Ketrampilan menulis, menggerakan individu dan masyarakat, mengembangkan jaringan dan advokasi yang saya dapatkan dari pekerjaan di luar pekerjaan pendidikan memberi nilai tambah dan makna yang penting.

Di hari perdamaian dunia 2017 yang lalu saya mendirikan Komunitas Inklusi Sosial dan Perdamaian Indonesia (KISPI). Saat ini KISPI dalam proses berbadan hukum.  KISPI ada untuk merespon hidup bersama sebagai bangsa Indonesia yang terancam oleh intoleran dan berbagai bentuk kekekerasan. Melalui KISPI diharapkan terjadi kohesi sosial dari berbagai perbedaan yang ada. Tujuannya untuk menghadirkan perdamaian Indonesia melalui nilai-nilai Pancasila.

Selain mengelola KISPI saya juga menjadi direktur eksekutif Yayasan Hotline Surabaya yang bergerak melakukan pemberdayaan anak-anak yang menjadi korban eksploitasi seksual dan mendampingi anak-anak rentan.

Selain sebagai Konselor pendidikan dalam dunia aktivis dan pendidikan nonformal, saya beberapa tahun terakhir ini juga melakukan pekerjaan menulis buku. Ada beberapa buku riset operasional dari proyek-proyek Yayasan Hotline Surabaya telah berhasil diterbitkan. 

Saya menjadi aktivis kemanusiaan berakar dari ide-ide ketika saya kuliah di Universitas Kristen Satya Wacana dulu. Sebagai perempuan Tionghoa dari keluarga Totok yang berwarganegara asing pada saat itu, saya ada dalam tekanan skenario untuk menjalani hidup yang lazim dijalani perempuan Tionghoa. Saya menolak tekanan ini dengan keluar secara psikologi dari ruang tempat saya dibesarkan. Lalu saya masuk ke dalam ruang modern Indonesia melalui perjumpaan dengan ide dan berbagai latar belakang etnis di Universitas Kristen satya Wacana.

Ekstra kurikuler yang saya ikuti di Pers Mahasiswa dan Kelompok Diskusi Mahasiswa berbekas mendalam hingga sekarang. Interaksi yang saya ikuti di diskusi formal dan nonformal terkait dengan ide besar seperti kapitalisme, sosialisme, multinasional, feminisme. Saat itu saya gagap mengikuti ide-ide yang ada karena semuanya baru sama sekali. Ide-ide itu tidak berhenti di Satya Wacana saja namun  berlanjut saya gumuli hingga sekarang dan telah berdialektika dalam hidup saya. Sekaligus ide-ide ini menjadi alat untuk meneropong nilai-nilai tradisi Tionghoa Totok yang ditanamkan oleh keluarga.

Selain saya mendapat dan terlibat dalam narasi besar dunia  tanpa sadar saya menjadi bagian dari gerakan visi yang dicanangkan oleh pendiri Universitas Satya Wacana untuk menjadikan lulusannya sebagai Kreatif Minoritas. Visi ini memberi rasa harga diri dan identitas positif dalam konteks sosial pada saya. Saya merasa bersyukur karena sekarang bisa dengan bebas masuk keluar dunia tradisi dan modern dengan mengintegrasikan keduanya dalam satu kerangka pemikiran yang jelas terutama dalam pemikiran, sikap dan perilaku terkait dengan nilai persamaan dan keadilan. 

Itulah kontribusi saya untuk almamater Satya Wacana. Harapan saya lulusan Universitas Kristen Satya Wacana yang berbasiskan pada nilai protestanisme bisa melahirkan banyak intelektual kreatif minoritas di tengah bangsa Indonesia. Dulu banyak sekali tokoh Protestan yang menjadi pengisi kemerdekaan Indonesia. Saya harapkan itu bisa kembali dihadirkan.

Esthi Susanti Hudiono

Progdi Bimbingan Konseling 1979

Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan

Juliana de Falcomiery Julianti Hadi Purnami

UKSW memberikan pengalaman yang cukup berwarna dalam perjalanan kuliah saya di Fakultas JPBS/ English Department, dari tahun 1992 sampai dengan 1996. Dari pertama kali menginjakkan kaki untuk melakukan registrasi dan test masuk, UKSW sudah mengajarkan kemandirian dan kemampuan berkomunikasi yang baik kepada calon-calon mahasiswanya. Hal ini saya ingat sekali karena sungguh saya merasakan tantangan ini sebagai anak yang baru lulus SMA yang dikondisikan untuk belajar mandiri dalam mengurus administrasi; dan pada saat itu pula kemampuan komunikasi dengan berbagai pihak dari Biro Registrasi Mahasiswa sampai bertemu dengan dosen yang bertugas pun terasah dengan sendirinya.

Pada saat menjalani proses orientasi, sebagai mahasiswa baru saya merasakan pengalaman-pengalaman yang mendidik saya menjadi pribadi yang disiplin, toleran, dan cinta Tanah Air tanpa merasa tertindas dan dipermalukan. Yang saya rasakan adalah bangga dan tidak sabar untuk segera belajar di banggu kuliah dan menjadi mahasiswa yang sesungguhnya.

Berkuliah di JPBS atau yang pada saat itu terdengar makin mentereng dengan sebutan English Department (ED), serasa berkuliah di luar negeri atau paling tidak seperti berkuliah di suatu institusi bertaraf internasional dengan biaya lokal. Bayangkan saja, jumlah dosen asing hampir setengah dari keseluruhan jumlah dosen yang ada. Semua dosen asingnya sangat qualified dan memiliki kompetensi yang menurut saya dapat dibanggakan. Sebut saja, Sue Ellen Hall, Moneta Prince, Leslie Foster, Allan Cumyn, dan Kay Johnson, mereka adalah pengajar-pengajar yang luar biasa. Di mana impacts dari pengajaran mereka telah menjadikan saya sebagai saya sekarang ini. Para pengajar lokalpun tak kalah kompetensinya dengan pengajar asing. Ibu Raema, Ibu Andri, Pak Nico, Pak Darmawan, Ibu Ika, Pak Markus, Pak Sugino, dan banyak lagi. Beliau-beliau ini bukan saja memberikan ilmu dan pengalaman, namun mampu menjadi inspirasi bagi kami para mahasiswa waktu itu.

 

Banyak sekali kegiatan pembelajaran di perkuliahan yang sangat menyenangkan dan benar-benar memberikan pengalaman yang tak terlupakan, seperti Pentas Drama, English Improvement Day, Micro Teaching, PPL, KKN, Study Tour, Student-Exchange, dan lain sebagainya. Belajar di UKSW bukan hanya paper-pen dan lecturing, pengalaman kerja yang sangat konstruktif seperti menjadi bagian dari PIBBI Program adalah sangat membuka wawasan dan networking.

Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dengan melewati tahapan-tahapan akademis maupun non-akademis di UKSW. Ketika baru lulus, saya benar-benar siap pakai sebagai seorang guru muda. UKSW membekali saya dengan kemampuan akademis, pedagodi, maupun soft-skills yang memadai untuk saya masuk ke dunia kerja saat itu. Bahkan di Ibu Kota negara yang sarat dengat persaingan.

The ability to bounce back atau resilience, adalah hal yang saya dapatkan baik secara langsung ataupun tak langsung di bangku kuliah. Kemampuan beradaptasi dan berelasi maupun berkorelasi dengan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang, membuat saya mampu bersifat inklusif di dunia kerja hingga saat ini. Mata kuliah CCU (Cross Culture- Undertanding) sangat membekas bagi saya dan membekali saya dalam mengembangkan networking tanpa prejudice dan generalisasi.

Saat ini saya menjabat sebagai Principal untuk level Early Years dan Primary di Sekolah Cita Buana. Sebuah sekolah Internasional yang saat ini sesuai dengan aturan pemerintah masuk dalam kategori Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK). Selain itu saya aktif dalam kegiatan-kegiatan pendidikan yang tergabung dalam Fieldwork Education yang berbasis di UK, dalam pengaplikasian kurikulum untuk tingkat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Selain menjadi pembicara dalam berbagai forum pendidikan, khususnya mengenai metodologi pengajaran dan manajemen kelas, saya juga aktif dalam kegiatan Komisi Keluarga di gereja, di mana saya memberikan pembekalan kepada para pasangan calon menikah.

Saya berharap UKSW mampu terus menjaga kualitasnya dalam menelurkan generasi-generasi yang berdaya guna dan berhasil guna sesuai dengan kebutuhan zaman saat ini. Terlebih lagi dalam memasuki abad 21 yang sangat sarat dengan perkembangan dan inovasi. Namun juga tetap memberikan soft skills dan personal values bagi para mahasiswa, sehingga pada akhirnya lulusan-lulusan UKSW secara holistik dapat dibanggakan dan dipersaingkan.

Juliana de Falcomiery Julianti Hadi Purnami

Fakultas JPBS/ English Department 1992

Alumni Menyapa

Pendidikan merupakan prioritas penting saat ini, karena pendidikan yang baik bisa dijadikan modal investasi masa depan. Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), kampus kebanggan saya yang memiliki berbagai potensi dan keunggulan dalam bidang akademik maupun non akademik. UKSW melalui dosen-dosen dan kegiatan-kegiatannya memberikan saya banyak sekali pengetahuan dan pengalaman mengembangkan diri, baik secara teoritis maupun praktek nyata. Kini bekal tersebut saya aplikasikan dalam dunia kerja. Menjadi staff di UKSW kurang lebih 13 tahun membuat saya semakin setia pada kampus ini.

Terima kasih UKSW, tempat dimana saya akan terus belajar dan berproses. Sukses selalu dan maju terus universitasku. Tuhan memberkati.

Yosia Okta Pungkasari (Staf Biro Kemahasiswaan UKSW)

D3 Business Secretary Program – Program Profesional 2001

Kampus UKSW itu seperti rumah kedua, sudah menjadi bagian dari hidupku, karena di sinilah salah satu tempat saya bertumbuh, dari seorang anak muda hingga menjadi seseorang yang tumbuh dewasa. Kuliah di kampus ini bukan saja tempat untuk menjadi pintar atau kaya, tetapi kuliah di sini adalah diadakan untuk membentuk kehidupan.

Memang tidak pernah terasa mudah saat saya mulai belajar menata dan mengejar mimpi di sini, ada saat di mana saya ingin menyerah, tapi saya tahu bahwa Tuhan akan memberikan lebih dari semua yang pernah saya impikan. Tuhan meletakkan saya di kampus ini bukan karena kebetulan, tetapi menempatkan saya di sini untuk menjadi creative minority dan menjadi seorang yang satya wacana (setia pada Firman Tuhan)

Saya akan selalu mengingat kampus ini dan orang-orang yang pernah menyentuh hidup saya di sepanjang jalan ini, yang membuat hidup saya terasa lebih baik. Terima kasih UKSW, telah menjadi sahabat dan mengajarkan tentang hidup ini, hanya ini yang bisa saya titipkan, rasa terima kasih saya seutuhnya,... Tuhan memberkati.

Rangga Adi Wijaya, S.E., M.M., M.Si

Manager Operasional PT. Mitra Satya Lestari Makmur (Ikasatya)

Alumni FEB 2003, 2011 (Magister Manajemen) dan F.Teol 2014 (Magister Sosiologi Agama)

Sepi, sejuk dan nyaman untuk belajar…. Itulah kesan kali pertama menginjakkan kaki di UKSW, tahun 1987. Kampus dimana saya memulai sebuah pengalaman baru tentang apa yang namanya belajar. Bertemu dengan teman-teman baru dari seluruh Indonesia. Bersaing secara sehat. Belajar kelompok yang saling membangun. Praktikum hingga malam di gedung C yang cukup seram dan remang-remang, tidur di pojok perpustakaan hingga mandi sore di belakang gedung A, adalah pengalaman tidak terlupakan.

Selain dosen pengajar yang mumpuni, fasilitas belajar yang uptodate, UKSW juga memperluas wawasan saya dengan kegiatan-kegiatan Creative Minority nya. Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa mengajar saya tentang ber organisasi yang baik. Seminar Nasional yang kerapkali diselenggarakan , meningkatkan kemampuan proffesional skill. Aktifitas bidang seni terutama Paduan Suara Mahasiswa membawa saya berkeliling berbagai daerah di Indonesia.

Satya Wacana, hiduplah garba ilmiah kita !

David Yan
Fashion Designer

Alumni Fakultas Pertanian 1987

Bagi saya pariwisata adalah cita-cita dan passion. Saya bersyukur telah menemukan UKSW sebagai tempat menimba ilmu dalam mewujudkan cita-cita yang saya miliki.
Di UKSW saya tidak hanya mempelajari tentang ilmu kepariwisataan, namun disini saya juga diajarkan tentang toleransi, disini juga saya mengenal keberagaman, dan disini pula semangat nasionalisme saya berkembang.

Seperti spirit Creative Minority yang diusung oleh UKSW, begitu pula tularan semangat yang saya terima untuk turut aktif dalam mengisi pembangungan.

Fitri Ciptosari, S. Tr. Par
Alumni UPW 2004 & Despar 2014

Temu Alumni

Sharing Alumni

Dr. (HC) Sudhamek AWS S.E., S.H., alumni FE UKSW Angakatan tahun 1981 menjadi narasumber dalam seminar bertema “Succesful Family Business Transformation Through Generations”di Balairung UKSW. Dalam seminar ini Sudhamek membagikan menjaga kelangsungan bisnis keluarga yang dikelolanya.

Reuni Alumni

Reuni Alumni Fakultas Ekonomi tahun angkatan 1991 di Gedung E 126

Reuni Alumni FISKOM tahun angkatan 2009

SWCA Services

Selamat datang di SWCA

Satya Wacana Career &Alumni Center atau lebih dikenal dengan SWCA UKSW merupakan unit pelayanan karir yang didirikan pada tahun 2006 oleh Universitas Kristen Satya Wacana di bawah pengelolaan Biro Promosi dan Hubungan Luar. Keberadaan SWCA sebagai wujud peningkatan tanggung jawab terhadap mahasiswa dan terkhusus bagi lulusan UKSW sebagai mediator antara pencari tenaga kerja yakni perusahaan /industry/ instansi/ lembaga pendidikan (user) dengan lulusan sebagai calon tenaga kerja.

Kepercayaan yang diberikan terhadap kualitas lulusan UKSW yang memiliki talenta-talenta terbaik, menjadikan salah satu motivasi dalam melayani, mengelola dan mengembangkan SWCA semakin baik kedepan. Kami berharap SWCA UKSW dapat menjadi pilihan yang tepat, be a solution is our main purpose.

Pelayanan SWCA yang dikerjakan secara terpadu dan optimal (full services) menawarkan program-program sebagai berikut :

Softskill training | Career workshop | Internship Opportunity | Tracer Study | Membership SWCA | Register / update data alumni | Job vacancy posting | Apply online vacancy| Recruitment on campus | Job Fair UKSW | Buletin SWCA | SWAN-Satya Wacana Alumni News (digital media)| B2B Donation

Galeri

Universitas Kristen Satya Wacana

Jl. Diponegoro No. 52-60 Salatiga

Jawa Tengah, 50711

Telp & Fax : (0298) 3419160

Email : swca@adm.uksw.edu

swca.uksw.edu

FORWARD
MailerLite